Waspada Chikungunya di Musim Penghujan

hanifah 19 April 2021 10:00:14 WIB

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyakit Chikungunya merupakan suatu infeksi Virus Chikungunya yang ditularkan melalui gigitan nyamuk kepada manusia.

Sebagaimana Demam Berdarah Dengue (DBD), kasus Chikungunya juga banyak terjadi di musim penghujan seperti saat ini. 

 

"Masa inkubasi virus biasanya satu minggu. Setelah itu akan timbul gejala. Seperti demam tinggi tiba-tiba yang bisa mencapai 40 derajat celcius, menggigil, nyeri sendi, terjadi pembengkakan sendiri, nyeri berat pada tubuh hingga tidak bisa bergerak, mual, muntah, sakit kepala, dan ruam-ruam di kulit," ujar Levina kepada Tribun Jogja, Jumat (8/1/2021). 

Ditanya tentang tingkat bahaya penyakit ini, Levina menuturkan Chikungunya sangat jarang menyebabkan kematian.

Penyakit ini tidak lebih berbahaya dari pada DBD. 

Kendati demikian, Chikungunya dapat menimbulkan nyeri sangat berat yang akan menggangu aktivitas seseorang hingga beberapa minggu bahkan bulan.

"Jarang yang sampai timbul kompleksitas," imbuhnya. 

Adapun untuk mencegah atau mengantisipasi penyakit ini, Levina mengimbau masyarakat untuk rajin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M.

Selain itu, menaburkan bubuk abate, melindungi diri dari gigitan nyamuk, memakai lotion anti nyamuk, memakai kawat anti nyamuk, memakai kelambu saat tidur, menanam tumbuh-tumbuhan anti nyamuk, hingga memasang obat nyamuk. 

Lebih lanjut, menurut Levina, saat ini belum ada pasien dengan penyakit Chikungunya yang menjalani perawatan di RS Panti Rapih Yogyakarta. 

Menurutnya, penyakit ini jarang ditemukan karena terkadang penderita tidak merasakan nyeri yang terlalu berat, serta jarang dilakukan pemeriksaan serologi untuk Chikungunya

"Kelihatannya belum ada (pasien Chikungunya di RS Panti Rapih). Sebetulnya jarang, mungkin karena nyeri sendi tidak terlalu berat. Selain itu pemeriksaan serologi pada chikungunya jarang dilakukan," bebernya. (uti) 



Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Waspada Chikungunya di Musim Penghujan, Cek Gejala Penyakit dan Bahayanya Berikut Ini , https://jogja.tribunnews.com/2021/01/08/waspada-chikungunya-di-musim-penghujan-cek-gejala-penyakit-dan-bahayanya-berikut-ini.
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah

Komentar atas Waspada Chikungunya di Musim Penghujan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

PAMONG DESA TRIMULYO

1 Drs. H. Jauzan Sanusi, MA. (Lurah). 2 Arif Muhammad Fauzi (Carik). 3 Ihsan Khumaidi, S.Pd (Jagabaya). 4 Wikan Werdo Kisworo (Uu-ulu). 5 Santoso, A.Md (Kamituwa). 6 Rianingsih, A.Md (Danarta). 7 Fadhilah Najibah, S.Pd. (Tata Laksana). 8 Anang Sulistyo (Pangripta). 9 Mashudi Abdillah (Dukuh Blawong I). 10 Heru Budi Santoso (Dukuh Blawong II). 11 Nurmusafi'i Abror (Dukuh Bembem). 12 Hermawan (Dukuh Kembangsongo). 13 Widodo, S.Ag (Dukuh Cembing). 14 Muji Widodo, A.Md (Dukuh Sindet). 15 Aris Suwondo (Dukuh Bulu). 16 Jumakir (Dukuh Karangsemut). 17 Drs. Suryanta (Dukuh Puton). 18 Drs. H. Sarmidi (Dukuh Denokan). 19 Toyib Apriyatman (Dukuh Ponggok I). 20 Fajar Gunadi (Dukuh Ponggok II). 21 Sugeng (Staf). 22 Giyem (Staf). 23 Titik Suharni (Staf). 24 Sungatifah (Staf). 25 Ida Ningsih (Staf). 26 Asri Gunawan (Staf). 27 Muh Sinun (Staf). 28 Mujiharjo (Staf). 29 Usnawatun Khasanah (Staf). 30 Latifah Uswatun Khasanah (Staf). 31 Hanifah Al Uswah (Staf). 31 Ita Fuida Pangesti (Staf). 32 Rusli Hidayat (Staf). 33 Marwan Subekti (Staf).

Media Sosial

FacebookYoutube

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License